• Administrator
  •  
    Untuk Member baru
    • Pertama buat ID dulu

    WAJIB!!!
    • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
     
/lucu Clupers,Pihak Forum membuka kesempatan bagi agan agan yang ingin berkontribusi untuk perkembangan Forum.
Cara MENJADI DONATUR, Silahkan berkunjung ke Lounge Informasi Donatur << bisa di KLIK . Terima Kasih

Puisi bahasa Indonesia

Puisi , novel , syair , Dan lain lain

Moderator: Debt Collector

Post Reply
User avatar

Topic author
Vulnerable
MODERATOR
MODERATOR
Posts: 746
Joined: 10 May 2018, 17:23
Reputation:
Contact:
Top poster of the Month

Puisi bahasa Indonesia

Post by Vulnerable » 21 Sep 2018, 03:11

DENGAN MIRAT
Karya : Chairil Anwar
Kamar ini jadi sarang penghabisan
di malam yang hilang batas

Aku dan engkau hanya menjengkau
rakit hitam

'Kan terdamparkah
atau terserah
pada putaran hitam?

Matamu ungu membatu
Masih berdekapankah kami atau
mengikut juga bayangan itu

1946

MAJU
Karya : Chairil Anwar
Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.

Sekali berarti
Sudah itu mati.

MAJU
Bagimu Negeri
Menyediakan api.

Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas
Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai

Maju
Serbu
Serang
Terjang

(Februari 1943)
Budaya,
Th III, No. 8
Agustus 1954


SAJAK RAJAWALI
Karya : Ws Rendra
sebuah sangkar besi
tidak bisa mengubah rajawali
menjadi seekor burung nuri

rajawali adalah pacar langit
dan di dalam sangkar besi
rajawali merasa pasti
bahwa langit akan selalu menanti

langit tanpa rajawali
adalah keluasan dan kebebasan tanpa sukma
tujuh langit, tujuh rajawali
tujuh cakrawala, tujuh pengembara

rajawali terbang tinggi memasuki sepi
memandang dunia
rajawali di sangkar besi
duduk bertapa
mengolah hidupnya

hidup adalah merjan-merjan kemungkinan
yang terjadi dari keringat matahari
tanpa kemantapan hati rajawali
mata kita hanya melihat matamorgana

rajawali terbang tinggi
membela langit dengan setia
dan ia akan mematuk kedua matamu
wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka
SAJAK MATAHARI
Karya : W.S. Rendra
Matahari bangkit dari sanubariku.
Menyentuh permukaan samodra raya.
Matahari keluar dari mulutku,
menjadi pelangi di cakrawala.
Wajahmu keluar dari jidatku,
wahai kamu, wanita miskin !
kakimu terbenam di dalam lumpur.
Kamu harapkan beras seperempat gantang,
dan di tengah sawah tuan tanah menanammu !
Satu juta lelaki gundul
keluar dari hutan belantara,
tubuh mereka terbalut lumpur
dan kepala mereka berkilatan
memantulkan cahaya matahari.
Mata mereka menyala
tubuh mereka menjadi bara
dan mereka membakar dunia.
Matahri adalah cakra jingga
yang dilepas tangan Sang Krishna.
Ia menjadi rahmat dan kutukanmu,
ya, umat manusia !

Yogya, 5 Maret 1976

Majas
1. Alegori: Menyatakan dengan cara lain, melalui kiasan atau penggambaran.
Contoh: Perjalanan hidup manusia seperti sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti ketika bertemu dengan laut.
2. Simile: Pengungkapan dengan perbandingan eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan penghubung, seperti layaknya,bagaikan, " umpama", "ibarat","bak", bagai".
contoh: Kau umpama air aku bagai minyaknya, bagaikan Qais dan Laila yang dimabuk cinta berkorban apa saja.
3. Metafora: Gaya Bahasa yang membandingkan suatu benda dengan benda lain karena mempunyai sifat yang sama atau hampir sama.
contoh: Cuaca mendung karena sang raja siang enggan menampakkan diri.
4. Metonimia: Pengungkapan berupa penggunaan nama untuk benda lain yang menjadi merek, ciri khas, atau atribut.
Contoh: Karena sering menghisap jarum, dia terserang penyakit paru-paru.(Rokok merek Djarum)
5. Hiperbola: Pengungkapan yang melebih-lebihkan kenyataan sehingga kenyataan tersebut menjadi tidak masuk akal.
Contoh: Gedung-gedung perkantoran di kota-kota besar telah mencapai langit.
6. Personifikasi: Pengungkapan dengan menggunakan perilaku manusia yang diberikan kepada sesuatu yang bukan manusia.
Contoh: Hembusan angin di tepi pantai membelai rambutku.
7. Litotes: Ungkapan berupa penurunan kualitas suatu fakta dengan tujuan merendahkan diri.
Contoh: Terimalah kado yang tidak berharga ini sebagai tanda terima kasihku.
8. Klimaks: Pemaparan pikiran atau hal secara berturut-turut dari yang sederhana/kurang penting meningkat kepada hal yang kompleks/lebih penting.
Contoh : Kesengsaraan membuahkan kesabaran, kesabaran pengalaman, dan pengalaman harapan.
9. Antiklimaks: Pemaparan pikiran atau hal secara berturut-turut dari yang kompleks/lebih penting menurun kepada hal yang sederhana/kurang penting.
Contoh : Pembangunan lima tahun telah dilancarkan serentak di Ibu kota negara, ibukota-ibu kota provinsi,kabupaten, kecamatan, dan semua desa di seluruh Indonesia.
10. Eufimisme: Pengungkapan kata-kata yang dipandang tabu atau dirasa kasar dengan kata-kata lain yang lebih pantas atau dianggap halus.
contoh:Dimana saya bisa menemukan kamar kecilnya?
11. Sinekdoke : Majas yang menyebutkan bagian untuk menggantikan benda secara keseluruhan atau sebaliknya.
- Sinekdoke pars prototo (sebagian untuk keseluruhan) : c/Kemarin Budi tak tampak batang hidungnya.
- Sinekdoke totem pro parte (keseluruhan untuk sebagian) : c/italia mengalahkan inggris dengan telak dalam liga 2010
Sindiran
12. Ironi: Sindiran dengan menyembunyikan fakta yang sebenarnya dan mengatakan kebalikan dari fakta tersebut.
Contoh: Suaramu merdu seperti kaset kusut.
13. Sarkasme: Sindiran langsung dan kasar.
Contoh :Suaramu sungguh jelek hingga bisa membuat kaca pecah.
14. Sinisme: Ungkapan yang bersifat mencemooh pikiran atau ide bahwa kebaikan terdapat pada manusia (lebih kasar dari ironi).
Contoh: Kamu kan sudah pintar ? Mengapa harus bertanya kepadaku ?
15. Satire: Ungkapan yang menggunakan sarkasme, ironi, atau parodi, untuk mengecam atau menertawakan gagasan, kebiasaan, dll.
Contoh : Bodoh sekali idemu.
16. Innuendo: Sindiran yang bersifat mengecilkan fakta sesungguhnya.
Contoh : Sesusah inikah pekerjaan yang kuberikan padamu ?
Without rule ,We'd live with the Animals
**
/ampun3
***
MAJU JALAN.WWW.CELAPCELUP.COM... MAJU TERUS
/lala ~~~ /lala ~~~ /lala ~~~



eliot
VERIFIED
VERIFIED
Posts: 18
Joined: 22 Sep 2018, 04:35
Reputation:

Post by eliot » 22 Sep 2018, 05:01

Ijin nyimak dulu ,,salam kenal,mohon bimbingannya

User avatar

Topic author
Vulnerable
MODERATOR
MODERATOR
Posts: 746
Joined: 10 May 2018, 17:23
Reputation:
Contact:
Top poster of the Month

Post by Vulnerable » 24 Sep 2018, 01:59

eliot wrote:
22 Sep 2018, 05:01
Ijin nyimak dulu ,,salam kenal,mohon bimbingannya
terima kasih sudah mampir broo
Without rule ,We'd live with the Animals
**
/ampun3
***
MAJU JALAN.WWW.CELAPCELUP.COM... MAJU TERUS
/lala ~~~ /lala ~~~ /lala ~~~


Post Reply

Return to “Karya Sastra”