• Administrator
  •  
    Untuk Member baru
    • Pertama buat ID dulu

    WAJIB!!!
    • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
     
/lucu Clupers,Pihak Forum membuka kesempatan bagi agan agan yang ingin berkontribusi untuk perkembangan Forum.
Cara MENJADI DONATUR, Silahkan berkunjung ke Lounge Informasi Donatur << bisa di KLIK . Terima Kasih

Open relationship, salah satu solusi masalah pernikahan

Dari Hati ke Hati
Post Reply

Topic author
Mini_dress
Female
Female
Posts: 18
Joined: 13 Mar 2019, 02:42
Reputation:

Open relationship, salah satu solusi masalah pernikahan

Post by Mini_dress » 22 Mar 2019, 13:29

Dalam asmara, umumnya orang-orang hanya menjalani hubungan tipe monogami, yaitu mencintai satu orang saja. Namun, nggak banyak yang tahu jika ada satu lagi jenis hubungan yang berbanding terbalik dengan prinsip monogami, yaitu open relationship. Jika diartikan secara harfiah, adalah hubungan yang terbuka.

Open relationship adalah hubungan di mana dua orang sepakat atau setuju untuk bersama, namun memiliki kebebasan untuk menjalin romansa yang sama dengan orang lain. Membaca dari pengertian tersebut, tentu sangat berbanding terbalik dengan prinsip monogami yang diyakini kebanyakan orang. Sebab dalam monogami, menjalin hubungan dengan orang lain di luar hubungan yang sah dapat dikatakan selingkuh atau nggak setia. Lantas, bagaimana seseorang menjalani hubungan asmara tipe open relationship ini, ya?

Open relationship adalah bentuk non-monogami yang dapat dijalani dalam berbagai versi. Ada pasangan yang saling berkomitmen untuk bersama, namun memiliki teman kencan di luar hubungannya. Ada juga pasangan yang sudah menikah, dan keduanya sama-sama memiliki teman kencan di luar hubungan dengan referensi seksualitas yang berbeda. Ada seseorang yang memiliki banyak pasangan di berbagai tempat berbeda.

Ada pasangan yang sama-sama memiliki teman kencan di luar untuk menemaninya melakukan berbagai hal yang nggak dapat dipenuhi pasangannya. Masih banyak lagi variasi hubungan terbuka, dan itu dijalani sesuai referensi setiap pihak. Jika menjalani open relationship, kamu pun dapat menentukan besarnya keterlibatan teman kencanmu dalam hubungan utama.

Mungkin kamu bertanya, buat apa memiliki teman kencan lain jika sudah memiliki pasangan? Sebagian dari pelaku open relationship mengaku jika diri mereka nggak bisa bertahan dalam satu hubungan dan selalu berselingkuh. Meski terlihat sebagai orang yang nggak setia, bukan berarti mereka nggak ingin berkomitmen. Mereka mencari kebebasan dalam hubungan, dan itu nggak bisa didapatkan dalam monogami. Karena alasan itu, orang-orang itu beralih menjalani open relationship, hubungan di mana seseorang bisa berkomitmen namun memiliki kebebasan untuk menjalin romansa dengan orang lain.

Hanya karena 'terbuka' dan bebas, bukan berarti nggak ada peraturan yang harus dipatuhi dalam hubungan tipe open relationship. Peraturan itu dibuat untuk memastikan jika masing-masing pihak dapat menjalani romansa dengan nyaman dan menghindari kesalahpahaman yang dapat mudah terjadi. Setiap pasangan memiliki peraturannya sendiri.

Namun umumnya, beberapa hal yang diatur itu meliputi: Menjaga hubungan utama dan nggak menghabiskan lebih banyak waktu di hubungan sekunder, bersikap dan berkata jujur, memberitahukan satu sama lain jika memiliki teman kencan baru, memastikan teman kencan baru itu setuju dengan gaya hubungan yang dijalani, menghindari berkencan dengan teman atau keluarga, dan selalu menggunakan proteksi ketika bercinta dengan orang lain.

Menjalin hubungan terbuka, bukan berarti seseorang itu nggak memiliki rasa cemburu melihat pasangannya menghabiskan waktu dengan orang lain. Rasa insecure itu tetap ada, namun sebagian orang yang menjalani open relationship itu mengaku jika rasa cemburu itu justru menjadi sebuah emosi yang mendorong hubungan untuk tetap hidup.

Jika cemburu nggak bertahan dalam waktu lama. Mereka pun mengaku jika rasa cemburu itu nggak akan bertahan lama sebab dalam hubungan terbuka, komunikasi dan kejujuran sangat diutamakan. Jadi, masing-masing pihak dapat membicarakan perasaannya dengan mudah dan menyelesaikannya lebih cepat.

Bagaimana jika salah satu pihak merasa jatuh cinta pada teman kencan di hubungan sekunder? Semua itu kembali pada peraturan yang dibangun masing-masing pasangan. Namun umumnya dalam open relationship, hubungan sekunder nggak boleh melebihi dari hubungan utama. Ketika merasa romansa dengan teman kencan memiliki intensitas yang meningkat, itu harus segera diakhiri. Sebab komitmen sepenuhnya hanya dijaga dengan pasangan, bukan dengan teman kencan.

Namun biasanya, orang-orang yang menjalani open relationship nggak bertindak lebih jauh dalam hubungan sekundernya. Sebab adrenalin untuk menjalin asmara dengan orang lain itu berkurang, nggak seperti saat berada di dalam hubungan monogami. Overall, mereka ada dalam hubungan terbuka. Hal yang perlu diingat adalah membicarakan situasinya secara jujur pada pasangan utamanya.

Meski terbuka, bukan berarti masing-masing pihak dapat bersikap sesuka hati dalam open relationship. Ada peraturan yang harus dipatuhi untuk menjaga agar esensi hubungan tetap dapat dirasakan masing-masing pihak: Komitmen dan kebebasan.

User avatar

siluethitam666
VERIFIED
VERIFIED
Posts: 41
Joined: 24 Jan 2019, 10:16
Reputation:

Post by siluethitam666 » 23 Mar 2019, 03:21

Kalo pendapat nubi sih

Hal yang masih terbilang tabu di indonesia dengan jargon budaya ketimuran & agama tapi nyatanya sudah banyak di praktekan baik dari kalangan biasa, pejabat bahkan dalam lingkup keagamaan (No SARA)

Seiring masuknya era keterbukaan (digital) semakin muncil kepermukaan pasangan/individu yang mendeklarasikan bahwa mereka open relation dengan berbagai alasan, latar belakang & tujuannya masing2

Ada yang sekedar ikut-ikutan trend seperti arisan berondong, pelakor, pebinor dll yang sebenarnya agak sussah dikategorikan sebagai prilaku open relation tapi sudah menjurus kearah sana meskipun hanya bersifat sebelah pihak

Sampai yang memang benar-benar dikategorikan open relation baik itu dengan hubungan resmi (prakteknya biasanya berupa poligami) atau pun tidak seperti swinger dll

Tapi semua kembali lagi ke individunya masing-masing

Topik menarik untuk di bedah bagi yg punya pola berfikir yg terbuka dgn segala perbedaan

Kalo dibilang solusi menurut nubi masih bisa diperdebatkan tergantung dari latar belakang kehidupan masing-masing individu

Kalo kental dengan (yg katanya) budaya ketimuran pasti beranggapan pernikahan itu sakral dan bersifat monogami tapi kalo yg menganut budaya kebarat-baratan bisa jadi setuju-setuju saja

Nice Post Gan

User avatar

slupuk
MODERATOR
MODERATOR
Posts: 1325
Joined: 07 Jun 2018, 09:35
Reputation:

Post by slupuk » 12 Apr 2019, 14:32

open relationship buat nubie no, open order sih iyes..... /haha /haha

nice topic @Mini_dress, ijoh sent... /ok

User avatar

Ewako_Mcz
MODERATOR
MODERATOR
Posts: 583
Joined: 11 May 2018, 03:27
Reputation:

Post by Ewako_Mcz » 29 Apr 2019, 10:27

Nais topic @Mini_dress

/ok /ok

Ijo meluncur yak!
Momod Berwajah Ganteng, Kinyis-Kinyis dan Berkharisma.
Dilarang Protes!!!

Post Reply

Return to “Heart To Heart”